Barabai, 9 Juni
2026 — Dalam upaya meningkatkan kompetensi guru Al-Qur’an dan menjaga kualitas
pembelajaran Al-Qur’an di lingkungan sekolah, SIT Al Khair Barabai menggelar
kegiatan In House Training (IHT) Excellence Tahsin yang berlangsung pada 9 dan
10 Juni 2026.
Kegiatan yang diikuti oleh 21 guru Al-Qur’an ini terdiri dari 13 peserta dari SDIT Al Khair, 4 peserta dari PAUDIT Al Khair, dan 4 peserta dari SMPIT Al Khair. IHT menghadirkan narasumber berpengalaman, yaitu Sukmnadi, S.Pd., Supervisor Al-Qur’an SIT Al Khair Barabai, serta Fatimah, S.Pd., Koordinator Al-Qur’an SMPIT Al Khair.
Acara dibuka
secara resmi oleh Manajer SDM SIT Al Khair, Ustadzah Nadhirah Arifah, S.Pd.
Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya peningkatan kualitas guru
Al-Qur’an sebagai ujung tombak dalam membentuk generasi yang mencintai dan
mampu membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar.
Pada hari
pertama, peserta mendapatkan materi mengenai Hukum Mempelajari Al-Qur’an, yang
mengingatkan kembali urgensi mempelajari, mengajarkan, dan mengamalkan
Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Selanjutnya, peserta mendalami materi
Makharijul Huruf, yaitu pembelajaran tentang tempat keluarnya huruf-huruf
hijaiyah agar bacaan Al-Qur’an sesuai dengan kaidah yang benar.
Setelah
istirahat, shalat, dan makan siang (ISHOMA), sesi dilanjutkan dengan pendalaman
materi Makharijul Huruf serta Sifat Huruf, yang membahas karakteristik setiap
huruf hijaiyah sehingga peserta dapat memahami perbedaan bunyi dan cara
pengucapan secara lebih tepat.
Suasana
pelatihan berlangsung dengan penuh semangat dan antusias. Para peserta aktif
mengikuti penjelasan, praktik membaca, serta diskusi yang dipandu oleh
narasumber. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam menyamakan
standar bacaan Al-Qur’an para guru sekaligus meningkatkan mutu pembelajaran
Al-Qur’an di seluruh unit SIT Al Khair.
Melalui IHT
Excellence Tahsin ini, SIT Al Khair menegaskan komitmennya untuk terus
menghadirkan guru-guru Al-Qur’an yang kompeten, profesional, dan berakhlak
Qur’ani, sehingga mampu melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi
juga dekat dengan Al-Qur’an serta menjadikannya sebagai pedoman hidup.

Posting Komentar