Barabai – Suasana aula SMPIT Al Khair Barabai selalu dipenuhi semangat, disiplin, dan konsentrasi saat kegiatan Ekstrakurikuler Panahan berlangsung. Di bawah bimbingan Norfaridah, para peserta didik berlatih dengan penuh antusias untuk mengasah keterampilan memanah sekaligus membangun karakter yang tangguh.
Sebagai salah
satu olahraga sunah yang dianjurkan dalam Islam, panahan bukan sekadar
aktivitas fisik, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter. Melalui
latihan yang rutin, peserta didik belajar mengendalikan emosi, melatih
kesabaran, meningkatkan fokus, serta menumbuhkan sikap disiplin, tanggung
jawab, dan jiwa ksatria. Kegiatan ekstrakurikuler ini dilaksanakan setiap
hari Rabu pukul 14.30–15.30 WITA di aula SMPIT Al Khair Barabai.
Setiap sesi
latihan diawali dengan doa bersama, dilanjutkan pemanasan (stretching)
untuk mempersiapkan kondisi tubuh. Sebelum praktik dimulai, pelatih selalu
mengingatkan pentingnya budaya keselamatan dalam olahraga panahan, mulai dari
penggunaan peralatan dengan benar hingga kepatuhan terhadap seluruh instruksi
selama latihan berlangsung.
Memasuki sesi
inti, suasana aula berubah menjadi begitu hening. Seluruh peserta berdiri di
garis tembak dengan penuh konsentrasi. Mereka mempelajari teknik berdiri (stance),
menarik busur (draw), menentukan titik jangkar (anchor), hingga
melepaskan anak panah (release) dengan tenang dan terukur.
Setiap anak
panah yang meluncur menuju sasaran bukan hanya menguji ketepatan bidikan,
tetapi juga melatih kemampuan mengendalikan diri. Sorak bahagia pun terdengar
ketika anak panah berhasil menancap tepat di titik sasaran, menjadi penyemangat
bagi seluruh peserta untuk terus memperbaiki kemampuan mereka.
Pelatih Norfaridah
menegaskan bahwa tujuan utama ekstrakurikuler ini bukan hanya mencetak siswa
yang mahir memanah, tetapi juga membangun karakter yang kuat.
"Panahan
mengajarkan bahwa keberhasilan dimulai dari hati yang tenang, pikiran yang
fokus, dan usaha yang sungguh-sungguh. Kami ingin peserta didik tidak hanya
tepat mengenai target, tetapi juga mampu menjadi pribadi yang sabar, disiplin,
percaya diri, dan bertanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari,"
ungkapnya.
Di akhir
latihan, seluruh peserta mengikuti evaluasi teknik secara langsung. Pelatih
memberikan arahan mengenai posisi tubuh, tarikan busur, hingga keseimbangan
saat membidik. Setelah itu, peserta bersama-sama mencabut anak panah, merapikan
seluruh perlengkapan, dan menutup kegiatan dengan penuh rasa syukur.
Melalui
Ekstrakurikuler Panahan, SMPIT Al Khair Barabai terus menghadirkan pembinaan
yang memadukan nilai-nilai keislaman, keterampilan olahraga, serta pendidikan
karakter. Dari balik garis tembak, lahir generasi yang tidak hanya terampil
mengarahkan anak panah ke sasaran, tetapi juga mampu mengarahkan cita-cita,
akhlak, dan masa depan menuju tujuan terbaik.
Di SMPIT Al Khair Barabai, peserta didik tidak hanya belajar di dalam kelas, tetapi juga
mengembangkan bakat, karakter, dan keterampilan melalui beragam ekstrakurikuler
yang inspiratif dan bernilai Islami.

Posting Komentar