Barabai –
Memilih sekolah pertama bagi buah hati merupakan keputusan penting bagi setiap
orang tua. Bukan hanya mempertimbangkan kualitas akademik, tetapi juga
lingkungan, pembentukan karakter, hingga pendidikan agama yang menjadi bekal
kehidupan. Hal itulah yang dirasakan oleh Bapak Muhammad Zakki Redhani
dan Ibu Rasyida Hayati, orang tua dari Ananda Muhammad Hasan Nabil,
siswa TKIT Al Khair Barabai Kelas A3 Kolaborasi.
Menurut
keduanya, keputusan menyekolahkan putra mereka di TKIT Al Khair Barabai didasari
oleh lingkungan sekolah yang Islami, nyaman, serta didukung tenaga pendidik
yang profesional dan penuh kasih sayang.
"Alasan
kami memilih Ananda bersekolah di TKIT Al Khair ini karena lingkungannya yang
baik, mulai dari suasana kelas, guru pembimbing, hingga ilmu yang didapatkan.
Sekolah di sini sangat menyenangkan dan para ustadz-ustadzah sabar membimbing
anak-anak dalam mempelajari adab maupun ilmu," ungkap mereka.
Bagi keluarga
ini, pendidikan di usia dini bukan sekadar mengenalkan membaca, menulis, dan
berhitung. Lebih dari itu, mereka menginginkan putra mereka tumbuh dengan
pondasi keislaman yang kuat serta memiliki akhlak yang mulia sejak kecil.
Mereka pun bersyukur karena selama belajar di TKIT Al Khair Barabai, sang anak tidak hanya memperoleh ilmu pengetahuan umum, tetapi juga mendapatkan pembiasaan ibadah dan pendidikan agama yang menjadi karakter khas sekolah Islam terpadu.
"Alhamdulillah,
selain ilmu umum, anak kami mendapatkan ilmu agama yang kuat. Ia terbiasa
shalat berjamaah, membaca doa sehari-hari, belajar Al-Qur'an, serta menghafal
hadits," tutur mereka penuh syukur.
Lingkungan
sekolah yang religius juga menjadi nilai lebih yang dirasakan keluarga
tersebut. Suasana belajar yang aman, nyaman, dan penuh keteladanan membuat
anak-anak lebih mudah berkembang, baik secara akademik maupun spiritual.
Tak hanya itu,
berbagai program ekstrakurikuler yang tersedia menjadi daya tarik tersendiri.
Melalui kegiatan seperti Taekwondo dan Mewarna,
anak-anak diberikan ruang untuk mengembangkan minat, bakat, kreativitas, serta
rasa percaya diri sejak usia dini.
Bagi TKIT Al
Khair Barabai, pendidikan bukan hanya berorientasi pada kecerdasan intelektual,
tetapi juga membentuk generasi yang berakhlakul karimah, mandiri, cinta
Al-Qur'an, serta siap menghadapi masa depan dengan nilai-nilai Islam sebagai
pedoman hidup.
Di akhir
penyampaiannya, Bapak Muhammad Zakki Redhani dan Ibu Rasyida Hayati
menyampaikan doa dan harapan agar TKIT Al Khair Barabai terus berkembang
menjadi lembaga pendidikan yang semakin unggul.
"Semoga
TKIT Al Khair Barabai semakin maju, sukses, dan terus melahirkan generasi yang
shaleh dan shalehah serta berprestasi. Terima kasih kepada seluruh ustadz dan
ustadzah. Semoga ilmu yang diberikan menjadi amal jariyah, penuh keberkahan,
dan selalu diberikan semangat dalam mendidik anak-anak kami dengan cinta,
kesabaran, serta keteladanan."
Testimoni ini
menjadi bukti bahwa pendidikan terbaik lahir dari sinergi antara sekolah dan
orang tua. Dengan komitmen tersebut, TKIT Al Khair Barabai terus
berupaya menghadirkan layanan pendidikan yang tidak hanya mencetak anak-anak
cerdas, tetapi juga generasi Qur'ani yang berakhlak mulia dan siap menjadi
pemimpin masa depan.

Posting Komentar